Minggu, 10 Mei 2009

Obat Tradisional Sariawan

Obat Tradisional Sariawan

http://murnii.multiply.com/journal/item/273/BIMOLI_-_bibir_monyong_lima_mili

Sariawan adalah tukak kecil, dengan dasar berwarna keputih-putihan, yang terjadi pada lidah, bibir, atau gusi sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri.

Sariawan disebabkan oleh kurangnya zat besi, vitamin B12, vitamin C, tetapi dapat juga timbul karena stress, atau tergigit oleh gigi ketika makan.

Pengobatan (Pilih salah satu ramuan obat tradisional di bawah ini):

Ramuan Obat Tradisional 1 :

Rebus 5 lembar daun sirih segar dengan air secukupnya. kemudian air rebusanya diminum selagi hangat.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 2 :

30 gram daun ketepeng cina direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc airnya diminum selagi hangat.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 3 :

Daun kembang merak secukupnya direbus dengan air secukupnya kemudian airnya digunakan untuk berkumur-kumur.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 4 :

3 jari asam jawa (dibuang bijinya) dan gula merah secukupnya rebus dengan air secukupnya. Rebusan disaring, airnya diminum selagi hangat.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 5 :

30 gram daun kembang sepatu dicuci bersih, potong-potong, lalu seduh dengan 100 mL air mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring.

Pemakaian : Minum 3 kali sehari, masing-masing 100 mL.

Ramuan Obat Tradisional 6 :

Cuci bersih 20 gram kunyit yang telah diiris-iris, 20 gram asam jawa tanpa biji, dan 20 gram daun saga segar. Potong-potong semua bahan, lalu seduh dengan 500 mL air hingga tersisa 200 mL. Setelah dingin saring.

Pemakaian : Minum 2-3 kali sehari

Ramuan Obat Tradisional 7 :

Cuci bersih 3 lembar daun sirih, kunyah sampai lumat dan biarkan di dalam mulut beberapa menit.

Pemakaian : Telan air hasil mengunyah dan buang ampasnya. Lakukan 3 kali sehari.

dari berbagai sumber.

Obat Tradisional Flu

Obat Tradisional Flu

http://indie.inilah.com/berita/teknologi/2008/12/04/66400/ponsel-cegah-penyebaran-flu/

Flu merupakan penyakit pada saluran pernapasan yang ditandai dengan gejala demam secara mendadak, otot-otot sakit , badan terasa dingin, sakit kepala ,batuk, pilek, dan badan terasa lemah.

Flu disebabkan oleh virus Influenza. Influenza sangat mudah menular dan biasanya berjangkit saat udara dingin/lembap, yaitu saat musim hujan.

Saat kondisi badan dalam keadaan baik, serangan influenza tidak akan menimbulkan akibat yang terlalu berat. Namun ketika kondisi tubuh lemah, virus influenza mudah menyerang dan mengakibatkan keadaan parah yang jika tidak segera teratasi dapat menyerang otak dan menimbulkan gejala seperti rasa nyeri di kepala, insomnia, menurunnya kesadaran, kejang, depresi mental, radang saraf, dan lain-lain.

Pengobatan (Pilih salah satu resep di bawah ini):

Ramuan Obat Tradisional 1 :

15 gram jahe dan 2 batang daun bawang putih direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Pemakaian : Konsumsi 2 kali sehari

Ramuan Obat Tradisional 2 :

10 gram bawang putih, 10 gram bawang merah, dan 10 gram jahe diiris-iris lalu diseduh dengan air mendidih kemudian tempatnya ditutup selama 15 menit. Setelah itu, jahenya dibuang, sedangkan bawang putih dan bawang merahnya bisa dimakan dan airnya diminum.

Pemakaian : Konsumsi 2 kali sehari

Ramuan Obat Tradisional 3 :

30-60 gram sawi tanah dan 10-15 gram bawang putih direbus dengan air secukupnya kemudian airnya diminum selagi hangat.

Pemakaian : Konsumsi 2 kali sehari

Ramuan Obat Tradisional 4 :

60 gram tanaman sawi tanah dan 15 gram bawang putih direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat.

Pemakaian : Konsumsi 2 kali sehari

Ramuan Obat Tradisional 5 :

Peras 1 buah jeruk purut matang yang berair, lalu seduh airnya dengan 60 ml air panas.

Pemakaian : Minum sekaligus selagi hangat.

Ramuan Obat Tradisional 6 :

Cuci bersih 15 gram daun gandola segar, lalu rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan tambahkan sedikit garam sambil diaduk hingga larut.

Pemakaian : Minum sekaligus.

Ramuan Obat Tradisional 7 :

Parut ¼ butir buah kelapa dan 1 rimpang kencur sebesar ibu jari, lalu campurkan. Setelah itu, tambahkan 1 gelas air matang, lalu peras.

Pemakaian : Minum 1 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 8 :

Siapkan 2,5 cm rimpang jahe (dikupas dan diparut), ½ sendok teh cabai bubuk kering, 2 sendok makan air jeruk lemon, 1-2 siung bawang putih (digerus halus), dan madu sesuai selera. Rebus jahe dengan 2 gelas air, kecilkan api, dan biarkan selama 5 menit. Tambahkan cabai bubuk dan rebus kembali selama 1 menit. Angkat ramuan, lalu tambahkan air jeruk lemon, bawang putih, dan madu. Diamkan sebentar, lalu saring.

Pemakaian : Minum hangat-hangat.

Ramuan Obat Tradisional 9 :

Rebus 100 gram jahe segar yang diiris-iris beserta dengan 1 batang kayu manis yang dipecah-pecah, 1 sendok teh ketumbar , 3 buah cengkih, dan 1 iris jeruk lemon dengan 500 ml air. Setelah mendidih biarkan selama 15 menit. Angkat, saring. Untuk menambah rasa, dapat ditambahkan madu.

Pemakaian : Minum hangat, 1 cangkir setiap 2 jam.

dari berbagai sumber.


Obat Tradisional Pegal Linu

Obat Tradisional Pegal Linu

http://mujtahidabdulhaq.blogspot.com/feeds/posts/default

Rasa pegal linu sering menyerang daerah leher, pundak, dan lengan. Pegal linu timbul karena otot meregang. Pegal linu dapat disebabkan oleh aktivitas yang dilakukan secara tidak benar, seperti duduk dengan posisi yang salah dalam waktu lama, mengangkat beban terlalu berat, atau kurang olahraga. Ketegangan emosi juga dapat memicu timbulnya pegal linu.

Pengobatan (Pilih salah satu ramuan obat tradisional di bawah ini):

Ramuan Obat Tradisional 1 :

15 biji merica, 10 butir cengkeh, dan 30 gram daun belimbing wuluh yang masih muda digiling hingga halus. Tambahkan cuka secukupnya. dibalurkan pada bagian yang sakit.

Pemakaian : dibalurkan pada bagian yang sakit.

Ramuan Obat Tradisional 2 :

60 gram serai beserta akarnya. Bahan dicuci bersih, lalu rebus bahan dengan air secukupnya hingga mendidih.

Pemakaian : Gunakan hangat-hangat untuk mandi

Ramuan Obat Tradisional 3 :

Akar pohon turi berbunga merah secukupnya digiling sampai halus, lalu aduk sampai menjadi adonan seperti bubur.

Pemakaian : Gosokkan di bagian badan yang sakit.

Ramuan Obat Tradisional 4 :

10 gram bunga mawar kering, 30 gram kencur, dan 30 gram temu lawak. Bahan dicuci bersih lalu direbus dengan 600 mL air hingga tersisa 300 mL. Setelah dingin, saring, lalu tambahkan air jeruk nipis dan madu secukupnya.

Pemakaian : Minum 2 kali sehari

Ramuan Obat Tradisional 5 :

30 gram jahe merah, 20 gram kunyit, 1 jari kayu manis, dan 10 butir cengkih, bahan dicuci bersih lalu rebus dengan 500 mL air hingga tersisa 200 mL. Setelah dingin saring

Pemakaian : Minum hangat-hangat

diolah dari berbagai sumber.

Obat Tradisional Cacingan

Obat Tradisional Cacingan

http://suharjawanasuria.tripod.com/cacing01.htmhttp://hid57.blogspot.com/2009/02/manfaat-cacing-tanah.html

Cacingan biasanya terjadi pada anak-anak, namun cacingan dapat juga terjadi pada orang dewasa. Gejala cacingan yaitu tubuh kurus dan perut membuncit.

Cacingan disebabkan oleh telur cacing yang masuk ke dalam perut dan menetas menjadi anak cacing (larva). Di dalam perut inilah larva cacing mengisap sari makanan. Hal inilah yang menyebabkan orang yang mengidap cacingan menjadi kurus meskipun banyak mengkonsumsi makanan.

Pengobatan :

  • 25 gram temu hitam, 25 gram bangle, 10 gram biji ketumbar, dan 5 buah tangkai daun sirih (diiris-iris tipis) direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc kemudian diminum selagi hangat, untuk 2 kali minum.
  • 60 gram krokot segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat dan krokotnya dimakan.

Khusus untuk Cacing Kremi:

· 15 gram akar pohon bunga melati dan 1 pilah daun pepaya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

· 30 gram akar pepaya, 3 butir bawang putih, dan gula merah secukupnya (dipotong-potong) direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Airnya diminum selagi masih hangat, untuk dua kali minum.

Khusus untuk Cacing Gelang:

2 sendok makan biji pepaya yang sudah dikeringkan digiling hingga menjadi bubuk, diseduh dengan ½ gelas air, tambahkan madu secukupnya, diaduk hingga rata, kemudian diminum.

Catatan:

Pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Sabtu, 02 Mei 2009

mengatasi anak yg sulit makan

Salah satu hal yang kerap membuat khawatir orang tua yang memiliki bayi atau balita adalah anak mereka sulit untuk makan. Belum lagi anak suka memuntahkan makanannya kembali, menyukai satu jenis makanan saja atau bahkan lebih suka mengonsumsi makanan yang tidak mengandung gizi.

Wajar saja bila kemudian orang tua khawatir kalau asupan gizi, vitamin dan energi untuk anak berkurang dan berujung pada kondisi kesehatan anak yang memburuk. Untuk itu orang tua secara aktif harus melatih anak-anak mereka untuk makan dan membangun kesadaran akan pentingnya makanan yang bergizi untuk perkembangan tubuh. Hal ini di mulai dari gerakan menghisap susu sampai dengan pemberian makanan padat secara bertahap.

Selain soal selera makan, ada faktor lain yang menjadi penyebab mengapa bayi atau balita sulit sekali makan. Salah satunya adalah faktor psikologis di mana orang tua suka memaksakan makanan. Akibatnya timbul perasaan pada bayi atau balita bahwa waktu makan adalah waktu yang sangat tidak menyenangkan.

Untuk itu usahakanlah selalu untuk menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan saat waktu makan tiba, sehingga di benak anak-anak muncul perasaan bahwa waktu makan adalah waktu yang sangat menyenangkan. Biasakanlah makan teratur dengan memberi menu pada anak sesuai usia dan perkembangannya.

Menyajikan makanan dengan cara beragam
Buatlah variasi menu masakan dan cara penyajiannya. Makanan yang memiliki daya tarik visual dan keragaman rasa tentu akan membuat anak tidak cepat bosan. Tapi jangan lupa variasi ini juga harus mempertimbangkan vitamin dan zat penting lain yang berguna bagi tumbuh kembang anak. Akan jauh lebih baik jika anak diberi porsi kecil makanan tapi dengan nilai gizi yang tinggi ketimbang porsi makan yang besar tapi sangat sedikit kandungan gizinya.

Anak-anak jaman sekarang suka sekali chicken nugget, saat memilih chicken nugget sebagai lauk beri tambahan tumis sayuran seperti wortel, buncis dan kentang rebus. Untuk menarik perhatian, potong wortel dalam bentuk kesukaan si kecil, misalnya kembang atau bintang.

Hal lain yang bisa dicoba adalah dengan menggunakan alat-alat makan yang menarik perhatian anak-anak. Misalkan dengan menggunakan piring atau mangkuk warna yang bergambar tokoh kartun kesukaan anak.

Jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter untuk mendapat masukan-masukan lain terutama untuk mengetahui besarnya asupan gizi dan vitamin yang paling tepat untuk anak. Jangan sampai terjadi malnutrisi pada anak. (*/silalahi)

Selasa, 28 April 2009

Dr Zavos Mulai Kloning Manusia Tanam 14 Embrio di Empat Wanita

Dr Zavos Mulai Kloning Manusia
Tanam 14 Embrio di Empat Wanita
Panayiotis Zavos


Jumat, 24 April 2009 | 07:41 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Diam-diam, seorang ilmuwan asal Amerika Serikat, dr Panayiotis Zavos, mengkloning manusia. Kepada surat kabar Inggris, Independent, Zavos mengaku berhasil mengkloning 14 embrio manusia, 11 di antaranya sudah ditanam di rahim empat orang wanita.

Tidak diketahui di mana Zavos mekakukan kloning tersebut karena di Inggris, tempat ia tinggal, dan sejumlah negara, kloning manusia dilarang. Beberapa kemungkinan muncul tempat di mana Zavos melakukan kloning, antara lain di Timur Tengah atau di Amerika Serikat, tepatnya di Kentucky, lokasi kliniknya, atau Siprus tempat ia lahir.

Tapi empat pasien yang menjadi tempat penanaman sel hasil kloningnya disebutkan, tiga di antaranya wanita sudah menikah dan satu wanita lajang. Keempat wanita itu masing-masing dari Inggris, Amerika Serikat dan sebuah negara di Timur Tengah yang tidak disebutkan.

Namun, sejauh ini hasil kerja Dr Zavos belum membuahkan hasil karena keempat wanita itu belum kunjung hamil meski embrio sudah ditanam di rahim empat wanita tersebut.

“Saya memahami kenapa sejauh ini kami belum memperoleh kehamilan dari embrio yang sudah ditanam. Ini karena ada kondisi yang tidak ideal yang membuat itu tidak terjadi,” kata Dr Zavos. Ke depan, Zavos berencana berkolaborasi dengan Karl Illmensee yang sudah punya banyak pengalaman dengan proses kloning sejak 1980-an.

Untuk uji coba berikutnya, Zavos merekrut 10 pasangan muda untuk menjadi obyek uji coba berikutnya. “Banyak pasangan yang berminat untuk mencoba proses kloning ini di rahimnya,” ujarnya.

Zavos sudah menetapkan biaya untuk setiap orang yang ingin mengkloning. Biaya yang ditetapkan 45.000 dollar AS hingga 75.000 dollar AS atau sekitar Rp 492,3 juta sampai Rp 820,5 juta (kurs Rp 10.940).

Harian Independent menerbitkan berita itu setelah mendapatkan rekaman video hasil proses kloning yang dilakukan Zavos. Bayi hasil kerja Zavos diperkirakan akan lahir dalam beberapa waktu ke depan.

“Tidak ada keraguan dalam hal ini. Bayi hasil kloning akan muncul. Apabila kami meningkatkan usaha, kami akan mendapatkan bayi kloning dalam satu atau dua tahun. Tetapi kami belum tahu sampai sejauh mana peningkatan usaha yang kami dilakukan,” ujar Zavos seperti dilansir Independent.

Tindakan Dr Zavos tentu saja mendapat kecaman dari kalangan ilmuwan dan dianggap melawan etik kedokteran.

Manusia meninggal


Zavos melakukan hal yang berbeda dalam mengkloning manusia. Bila sebelumnya ilmuwan melakukannya dengan meletakkan embrio di tabung percobaan, Zavos langsung manaruhnya di rahim manusia.

Manusia yang dikloning Zavos adalah tiga orang yang sudah meninggal. Satu di antaranya adalah embrio seorang anak berusia 10 tahun bernama Cady. Anak tersebut meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil di Amerika Serikat. Sel darah Cady telah dibekukan dan dikirim ke Zavos. Orangtua Cady setuju dengan persyaratan yang ditentukan apabila kloning embrio anaknya bisa dilahirkan dengan selamat.(dri/sn/thesun/inc/tsn/nca)

7 Langkah Cegah Penyebaran Flu Babi

7 Langkah Cegah Penyebaran Flu Babi

Selasa, 28 April 2009 | 18:53 WIB

BANDUNG, Ada tujuh langkah yang ditempuh oleh Pemerintah Indonesia melalui Departemen Kesehatan dalam mewaspadai dan mencegah penyebaran Virus H1N1 atau Flu Babi (Swine Flu).

Demikian dikatakan dalam surat edaran dari Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari yang dibacakan langsung oleh Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Prof Dr dr Cissy RS Prawira SpA(K) MSc, di Ruang Pers RS Hasan Sadikin Bandung, Selasa.

Tujuh langkah tersebut ialah pertama, sudah terpasangnya thermal scanner (alat pendeteksi suhu tubuh) di terminal kedatangan bandara internasional, kedua, mengaktifkan kembali sekitar 80 sentinel untuk surveillance ILI dan Pneumonia baik dalam bentuk klinik atau virologi.

Ketiga,
menyiapkan obat-obatan yang berhubungan dengan penaggulangan Flu Babi yang pada dasarnya adalh Oseltamivir yang sama untuk H5N1 (virus Flu Burung), keempat menyiapakan 100 rumah sakit rujukan yang sudah ada dengan kemampuan menangani kasus Flu Babi.

Kelima menyiapkan kemampuan laboratorium untuk pemeriksaan H1N1 (virus Flu Babi) di berbagai Laboratorium Flu Burung yang sudah ada, keenam, menyebarluaskan informasi ke masyarkat luas dan menyiagakan kesehatan melalui desa siaga.

Terakhir,
simulasi penanggulangan Pandemi Influenza yang baru dilakukan minggu lalu di Makasar juga merupakan upaya nyata persiapan pemerintah dalam menghadapi berbagai kemungkinan Kejadian Luar Biasa (KLB) atau Public health Emergency Internasional Concern (PHEIC) seperti Flu Babi.

Menurut Cissy, virus H5N1 jauh lebih berbahaya daripada virus H1N1, terutama di Indonesia (jika dilihat dari angka kematianya).

Dikatakannya, kemungkinan virus H1N1 tidak akan mampu hidup di daerah tropis seperti Indonesia, sedangkan H1N1 biasanya hidup di daerah empat musim (kecuali pada saat musim semi dan panas).