Kamis, 16 Juli 2009

Kesalahan-Kesalahan yang Merusak Rambut

Jangan terlalu sering mem-blowdry rambut, karena bisa membuat rambut kering dan rusak.
Demi terlihat cantik, wanita akan melakukan apa saja. Dari blow dry rambut setiap pagi, catok tiap dua hari sekali. Untuk ikut tren, tak jarang rambut dicat. Tentu, Anda terlihat cantik dan berbeda. Tetapi, tahukah Anda, semua itu hanya membantu rambut terlihat cantik untuk sementara saja? Hati-hati, jika tak dirawat, hal-hal tersebut justru akan membuat rambut rusak di masa depan. Berikut adalah kesalahan-kesalahan yang umum kita lakukan pada rambut dan justru merusaknya.

1. Bleaching Bleaching memaksakan zat kimia untuk masuk ke dalam kutikula dan menyingkirkan pigmen alami rambut. Dengan melakukan hal ini, Anda mengubah struktur rambut, membuatnya lebih mudah rusak. Sekali Anda bleach rambut, Anda mengubah kekuatan batang rambut tersebut, sehingga batang rambut jadi lemah. Apalagi ketika ditambah dengan blow dry dan styling setelah bleaching. Hanya menunggu waktu hingga rambut Anda pecah-pecah, kusam, dan pecah di ujung.

2. Perming Perming bisa berarti pelurusan, juga bisa berarti pengeritingan menggunakan zat kimia. Cara kerjanya dengan merusak ikatan di dalam rambut dan membentuk kembali dengan cara yang berbeda. Perming juga merusak rambut. Setelah perawatan tersebut, Anda mungkin mendapatkan rambut yang Anda inginkan. Namun setelah sekian lama, Anda akan mendapatkan rambut yang kasar dan kering.

3. Highlights dan pewarnaan - Highlights dan zat pewarna semi-permanen tak akan merusak separah setelah bleaching. Tetapi, perawatan ini juga akan merusak struktur rambut, membuatnya terlihat kering dan tak hidup, khususnya jika Anda sering mewarnai akar rambut atau uban.

4. Catok dan blow dry – Panas yang keluar dari alat-alat tersebut secara sementara mengubah ikatan hidrogen yang membuat rambut terlihat bersinar dan sehat. Terlalu sering melakukan kedua hal tersebut akan membawa rambut rusak permanen. Hindari melakukan kedua hal tadi setiap hari.

5. Ikat rambut dan kepangan – Kuncir kuda dan kepangan akan memaksa rambut rusak, apalagi jika diikat sangat kencang. Jika Anda mengikat rambut atau mengepang rambut setiap hari, tak heran jika terjadi kerusakan di masa depannya. Perlu diketahui pula, rambut berada dalam kondisi rentan dan rapuh ketika dalam kondisi basah. Hindari mengikat atau mengepang rambut yang masih basah.

6. Terlalu banyak menyisir – Tak hanya sisir murah dan kasar yang bisa disalahkan. Terlalu sering menyisir rambut bisa mengantarkan rambut Anda pecah di ujung dan patah. Ini diakibatkan karena adanya gesekan yang konsisten pada rambut.

7. Terlalu banyak keramas – Tujuan untuk keramas adalah untuk membersihkan kulit kepala dan menghilangkan tumpukan kotoran atau sisa shampo di rambut dan kulit kepala. Namun, terlalu banyak keramas bisa menghilangkan kelembaban alami rambut –yang sebenarnya diperlukan untuk membuat rambut terlihat sehat- hasilnya, justru membuat rambut kering. Makin lembut Anda mencuci rambut, makin berkurang kerusakan yang Anda lakukan pada kutikula rambut. Carilah frekuensi yang terbaik untuk mencuci rambut. Entah itu dua hari sekali, atau beberapa kali seminggu.

8. Extension dan sulam rambut – Cara kerja extension dan sulam rambut mirip seperti kerusakan yang terjadi akibat mengikat rambut dan mengepang. Semakin lama, dua tindakan ini akan merusak batang rambut tempat mereka terpasang. Perbedaannya dari ikat rambut dan kepang, extension akan merusak batang rambut yang dekat dengan akar rambut, sehingga sulit untuk dipangkas. Jika ada rasa gatal atau tak nyaman di kulit kepala, ini mengindikasikan bahwa ikatan rambut extension tersebut terlalu erat, sehingga menarik akar rambut. Parahnya, ada sebuah kondisi yang menyebabkan kebotakan akibat rambut yang ditarik terlalu ketat dalam waktu lama. Jadi, mintalah membukakan kepangan rambut, atau panjangkan rambut secara alami.

Entah itu panas, zat kimia, zat pewarna, zat penata, semua akan membantu merusak rambut. Peraturan utamanya adalah, semakin sedikit yang Anda lakukan pada rambut, makin bagus. Berita baiknya, produk-produk masa kini sudah jauh lebih baik ketimbang produk-produk penataan rambut yang ada 20 tahun lalu. Apalagi ditambah dengan teknologi dan penelitian yang membantu produk-produk penataan rambut di pasaran lebih menyehatkan rambut.


msn silalahi
Dari berbagai sumber

Jumat, 03 Juli 2009

Kura-kura Leher Ular Rote Kembali ke Habitat

Kura-kura leher ular

ROTE— Kabupaten Rote Ndao memiliki jenis reptilia unik yang tidak terdapat di tempat lain di dunia. Reptilia ini adalah Kura-kura Leher Ular Rote atau Chelodina mccordi. Reptilia ini termasuk ordo testudines dari famili chelidae dan subfamili chelodina.

Kura-kura kecil leher panjang ini dinyatakan sebagai spesies baru tahun 1994 setelah dilakukan penelitian oleh lembaga ilmiah bekerja sama dengan Departemen Kehutanan. Spesies ini merupakan pecahan dari C. Novaeguineae.

Sayang, akibat diperjualbelikan, kura-kura leher ular tidak ada lagi di wilayah Rote Ndao. Masyarakat Rote Ndao bahkan telah lupa dengan keberadaan kura-kura ini. Reptil yang hidup endemik di Danau Naluk dan Danau Enduy Pulau Rote ini justru dikembangbiakkan di daerah lain.

Agar spesies ini tidak punah, Departemen Kehutanan memandang perlu mengembalikan kura-kura ini pada habitatnya di Pulau Rote agar populasinya naik di habitat aslinya.

Upaya pelestarian kura-kura ini sesuai amanat Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya, PP/8/1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar, Permenhut no. P.19/Menhut-II/2005 tentang Penangkaran Tumbuhan dan Satwa Liar bab X tentang Pengembalian ke Habitat Alam (restocking) dan Status Satwa Purna Penangkaran.

Menurut rencana, kura-kura leher ular Rote akan dilepasliarkan di Danau Peto di wilayah Desa Maubesi, Kecamatan Roteng, Kabupaten Rote Ndao. Spesies kura-kura leher ular Rote yang akan dikembalikan ke habitatnya di Pulau Rote sebanyak 40 ekor. Kura-kura ini akan dilepasliarkan di danau Peto sebagai alternatif danau untuk dijadikan lokasi habitat kura-kura tersebut.

"Kura-kura ini langka dan hampir punah. Bahkan, di Pulau Rote sudah tidak ada lagi sehingga yang ada di penangkaran akan dikembalikan ke habitatnya dan dikembangbiakkan. Pelepasan kura-kura ke habitatnya rencananya akan dilakukan Gubernur NTT Frans Lebu Raya, tanggal 10 Juli 2009 setelah pelaksanaan pilpres," kata Asisten II Pemkab Rote Ndao, Sonny Sayd.

Kura-kura leher ular dewasa bisa mencapai ukuran 15-25 cm dan memiliki bentuk karapas (tempurung) yang unik dengan sisi karapas melengkung ke atas. Reptil ini acap ditemukan di toko-toko hewan walau di tempat asalnya mereka sudah sulit dijumpai.

msn silalahi

Kamis, 21 Mei 2009

Foto keluarga 2

duh..nih..lagi foto yang ketinggalan......
seneng nya kalau lihat Grace senyum...


weleh-weleh....itu dimukanya mamah ada apatuh...
warnanya item euihhhh.......

Foto keluarga

nih..foto2 keluargaku..........
ha...ha..ha.....


gimana....lucu2 yach....

Selasa, 12 Mei 2009

3 langkah mati........................

3 langkah matihttp://www.freeanwar.net/Books/bidak_papan_catur.htmhttp://antonrifco.wordpress.com/category/bahasa-indonesia/http://belajarcatur.blogspot.com/2008/12/belajar-melangkahkan-buah-catur.html

Waduh asyik juga yach main catur.......
soalnya kalau catur yang aku posting ini bisa main sendirian,ga perlu berdua iya gak?
ohya dah pada kelar belum yg sebelumnya.....
ha..ha..ha.. pusing emang........tapi coba terusss.....kamu bisa,......

nih problem yg lain nya.....

Posisi putih : Rd2, Gf6, Ka1.

Posisi Hitam : Ra1, Pa2, Pb2.

Sepeti biasa putih jalan duluan...

NB : PIon hitam 6 langkah lagi jadi ster atau apasaja yg anda mau....

OK......selamat mencoba yach.......

By :manson silalahi

3 langkah mati

3 langkah matiiiiiii....
http://belajarcatur.blogspot.com/2008/12/belajar-melangkahkan-buah-catur.htmlhttp://mbintanghp.wordpress.com/2008/11/10/sulitnya-menentukan-posisi-menteri/
kawan nih aku posting lagi problem catur yang lain biar ada mainan kita dirumah..
ha..ha..ha...yang kemarin dah ketemu belum?...........
dah kalau belum ketemu yg penting mikir yang ini dulu dh.......siapa tau yang ini bisa ketemu duluan..........

Posisi putih : Rd1, Me6, Ba1, Bh1, Kf7

Posisi Hitam : Rg8, Ma8, Be8, Pg7, Ph7

Inga2 putih jalan duluan....

NB : Pion hitam 6 langkah lagi jadi ster atau apasaja yg anda mau.

selamat mencoba yach......

manson silalahi

6 langkah mati.......

6 langkah mati

http://antonrifco.wordpress.com/category/bahasa-indonesia/http://belajarcatur.blogspot.com/2008/12/belajar-melangkahkan-buah-catur.html

Hai kawan nih adalagi problem catur yang ke2......
mungkin teman2 dah menyelesaikan problem yang pertama. nah ini ada lagi....

Posisi Putih : Re1, Ma1, Pg3.

Posisi Hitam : Rg1, Pg2.

NB : Pion putih Pg3 dua langkah lagi jadi ster atau apasaja yg anda mau.

Ohya putih jalan duluan, semua problem yg ada disini putih jalan duluan.

mat mencoba yach...........

msn silalahi

3 langkah mati

TIGA LANGKAH MATI
http://belajarcatur.blogspot.com/2008/12/belajar-melangkahkan-buah-catur.html

hai teman para pecinta catur nih aku pos.....problem catur nih....
ini cuma 3 langkah mati...ha..ha..ha.. dari pada isengkan mending mikir2 dirumah..
oh ya nih di letak caturnya.......

posisi putih : Re1, Bh1, Ba8, Kc1, Kd1, Ga2.

Posisi Hitam : Ra1, Pa7, Pb6.

NB : Pion Hitam Pa7 selangkah lagi jadi ster ( mentri ) atau apa saja mau anda.

ohya nih rumus letak nya..: R= Raja, M= Mentri(ster), B= Benteng

K= Kuda, G= Gajah(pluncur), P= Pion

ok nih pada taukan sekarang letak caturnya?...selamat mencoba yach........



By: manson silalahi

Minggu, 10 Mei 2009

PETUNJUK PENGGUNAAN TANAMAN-OBAT

PETUNJUK PENGGUNAAN TANAMAN-OBAT

Dalam menggunakan tumbuhan obat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sehingga hasil pengobatan yang maksima. Bacalah dengan seksama semua petunjuk seputar timbuhan obat di bawah ini.

A. NAMA

Beberapa hal yang perlu dijelaskan tentang nama tumbuhan obat yang dipakai dalam buku ini.

  1. Nama pada judul ; menggunakan nama yang paling umum digunakan pada kepustakaan yang ada.
  2. Nama ilmiah ; menggunakan nama yang paling umum dipakai.

B. WAKTU PENGUMPULAN

Guna mendapatkan bahan yang terbaik dari tumbuhan obat, perlu diperhatikan saat-saat pengumpulan atau pemetikan bahan berkhasiat.

Berikut ini pedoman waktu pengumpulan bahan obat secara umum.

  1. Daun dikumpulkan sewaktu tanaman berbunga dan sebelum buah menjadi masak.
  2. Bunga dikumpulkan sebelum atau segera setelah mekar.
  3. Buah dipetik dalam keadaan masak.
  4. Biji dikumpulkan dari buah yan g masak sempurna.
  5. Akar, rimpang (rhizome), umbi (tuber), dan umbi lapis (bulbus) dikumpulkan sewaktu proses tumbuhan berhenti.

C. PENCUCIAN DAN PENGERINGAN

Bahan obat yang sudah dikumpulkan segera dicuci bersih, sebaiknya dengan air yang mengalir. Setelah bersih, dapat segera dimanfaatkan bila diperlukan pemakaian yang bahan segar. Namun, bisa pula dikeringkan untuk disimpan dan digunakan bila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air dan mengcegah pembusukan oleh cendawan atau bakteri. Dengan demikian, bahan dapat disimpan lebih lama dalam stoples atau wadah yang tertutup rapat. Bahan kering juga mudah dihaluskan bila ingin dibuat serbuk.

Berikut ini cara mengeringkan bahan obat :

  1. Bahan berukuran besar dan banyak mengandung air dapat dipotong-potong seperlunya terlebih dahulu.
  2. Pengeringan bisa langsung dibawah sinar matahari, atau memakai pelindung seperti kawat halus jika menghendaki pengeringan yang tidak terlalu cepat.
  3. Pengeringan bisa juga dilakukan dengan mengangin-anginkan bahan ditempat yang teduh atau di dalam ruang pengering yang aliran udaranya baik.

D. SIFAT DAN CITA RASA

Didalam Traditional Chinese Pharmacology dikenal 4 macam sifat dan 5 macam cira rasa tumbuhan obat, yang merupakan bagian dari cara pengobatan tradisional timur. Adapun keempat macam sifat tumbuhan obat itu ialah dingin, panas, hangat, dan sejuk. Tumbuhan obat yang sifatnya panas dan hangat dipakai untuk pengobatan sindroma dingin, seperti pasien yang takut dingin, tangan dan kaki dingin, lidah pucat atau nadi lambat. Tumbuhan obat yang bersifat dingin dan sejuk digunakan untuk pengobatan sindroma panas, seperti demam, rasa haus, warna kencing kuning tua, lidah merah atau denyut nadi cepat.

Lima macam cita rasa dari tumbuhan obat ialah pedas, manis, asam, pahit, dan asin. Cita rasa ini digunakan untuk tujuan tertentu karena selain berhubungan dengan organ tubuh, juga mempunyai khasiat dan kegunaan tersendiri. Misalnya rasa pedas mempunyai sifat menyebar dan merangsang. Rasa manis berkhasiat tonik dan menyejukan. Rasa asam berkhasiat mengawetkan dan pengelat. Rasa pahit dapat mengilangkan panas dan lembab. Sementara rasa asin melunakkan dan sebagai pencahar. Kadang-kadang ada juga yang menambahkan cita rasa yang keenam, yaitu netral atau tawar yang berkhasiat sebagai peluruh kencing.

E. CARA MEREBUS RAMUAN OBAT

Perebusan umumnya dilakukan dalam pot tanah, pot keramik, atau panic email,. Pot keramik dapat dibeli di took obat tradisional Tionghoa. Panic dari besi, alumunium atau kuningan sebaiknya tidak digunakan untuk merebus. Hal ini diingatkan karena bahan tersebut dapat menimbulkan endapan, konsentrasi larutan obat yang rendah, terbentuknya racun atau menimbulkan efek samping akibat terjadinya reaksi kimia dengan bahan obat.

Gunakan air yang bersih untuk merebus. Sebaiknya digunakan air tawar, kecuali ditentukan lain. Cara merebus bahan sebagai berikut. Bahan dimasukkan ke dalam pot tanah. Masukkan air sampai bahan terendam seluruhnya dan permukaan air sekitar 30 mm diatasnya. Perebusan dimulai bila air telah meresap kedalam bahan ramuan obat.

Lakukan perebusan dengan api sesuai petunjuk pembuatan. Apabila nyala api tidak ditentukan, biasanya perebusan dilakukan dengan api besar sampai airnya mendidih. Selanjutnya api dikecilkan untuk mencegah air rebusan meluap atau terlalu cepat kering. Meski demikian, adakalanya api besar dan api kecil digunakan sendiri-sendiri sewaktu merebus baha obat. Sebagai contoh, obat yang berkhasiat tonik umumnya direbus dengan api kecil sehingga zat berkhasiatnya dapat secara lengkap dikeluarkan dalam air rebusan. Demikian pula tumbuhan obat yang mengandung racun perlu direbus dengan api yang kecil dalam waktu yang agak lama, sekitar 3-5 jam untuk mengurangi kadar racunnya. Nyala api yang besar digunakan untuk ramuan obat yang dimaksudkan agar pendidihan menjadi cepat dan penguapan berlebih dari zat yang merupakan komponen aktif tumbuhan dapat dicegah.

F. WAKTU MINUM OBAT

Bila tidak terdapat petunjuk pemakaian, biasanya obat diminum sebelum makan kecuali obat tersebut merangsang lambung maka diminum setelah makan. Obat berkhasiat tonik diminum sewaktu perut kosong, dan obat berkhasiat sedative diminum sewaktu ingin tidur. Pada penyakit kronis diminum sesuai jadwal secara teratur. Rebusan obat bisa diminum sesering mungkin sesuai kebutuhan atau diminum sebagai pengganti teh.

G. CARA MINUM OBAT

Obat biasanya diminum satu dosis sehari yang dibagi untuk 2-3 kali minum. Umumnya diminum selagi hangat, terutama untuk pengobatan sindroma luar. Setelah minum obat, pakailah baju tebal atau tidur berselimut supaya tubuh tetap hangat dan mudah mengeluarkan keringat.

Untuk pengobatan sindroma panas, obat diminum dalam keadaan dingin. Sebaliknya untuk pengobatan sindroma dingin obat diminum dalam keadaan hangat. Obat yang sedikit toksik, diminum sedikit demi sedikit tetapi sering. Tambahkan dosisnya secara bertahap sehingga efek pengobatan tercapai.

I. LAMA PENGOBATAN

Tumbuhan obat yang masih berupa simplisia, hasil pengobatannya tampak lambat, namun sifatnya konstruktif atau membangun. Hal ini berbeda dengan obat kimiawi yang hasil pengobatannya terlihat cepat namun destruktif. Oleh karena itu, obat yang berasal dari tumbuhan tidak dianjurkan penggunaannya untuk penyakit-penyakit infeksi akut. Tumbuhan obat lebih diutamakan untuk memelihara kesehatan dan pengobatan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan dengan obat kimiawi, atau memerlukan kombinasi antara obat kimiawi dengan obat dari tumbuhan berkhasiat.

Asam Urat Tinggi (Gout)

Asam Urat Tinggi (Gout)

Serangan nyeri akibat gout (asam urat tinggi) seringkali terjadi mendadak saat tidur, yang biasanya menyerang ibu jari kaki, tumit, dan lutut. Daerah di sekitar persendian memerah, bengkak, dan mengkilat.

Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menghindari asam urat antara lain:

  • Mengurangi pengkonsumsian jeroan, daging, kacang, kol, kembang kol, kangkung, bayam, rebung, es, daging kambing, emping/melinjo, kerang, dan lain-lain.
  • Menghindari minuman beralkohol
  • Memperbanyak minum air.

Gout adalah sejenis artritis yang disebabkan oleh pengendapan asam urat pada persendian. Asam urat merupakan hasil metabolisme yang mengalir melalui peredaran darah. Jika kadar asam urat terlalu tinngi atau terlalu sedikit yang dibuang melalui air kencing, akan terbentuk kristal-kristal kecil dan akan mengendap pada salah satu persendian hingga menimbulkan rasa nyeri yang amat sangat, bengkak di sekitar persendian, dan terjadinya kelainan bentuk persendian.

Pengobatan (Pilih Salah satu ramuan di bawah ini):

Ramuan 1 :

200 gram ubi jalar merah, 5 butir kapulaga, 5 butir cenkeh, 1 butir biji pala, 1 ruas ibu jari kayu manis, 15 gram jahe merah, 10 butir merica, dan gula merah secukupnya direbus dengan 1 ½ liter air hingga tersisa ½ liter. Airnya diminum selagi hangat dan ubinya dapat dimakan. Pemakaian : Konsumsi secara teratur 2 kali sehari

Ramuan 2 :

10 lembar daun salam direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc air, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Pemakaian : Konsumsi secara teratur 2 kali sehari

Ramuan 3 :

Takokak secukupnya dikonsumsi menurut selera, dan dilakukan secara teratur.

Pemakaian : Konsumsi secara teratur 2 kali sehari

Ramuan 4 :

Buah leunca secukupnya dikonsumsi.

Pemakaian : Konsumsi secara teratur 2 kali sehari

Ramuan 5 :

Rebus 1 sendok biji seledri dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air.

Pemakaian : Minum sekaligus hangat-hangat. Lakukan 2-3 kali sehari, tergantung pada beratnya penyakit.

Ramuan 6 :

Cuci bersih 100 lembar daun kumis kucing segar, lalu rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air. Setelah dingin, saring.

Pemakaian : Ramuan diminum sekaligus dan dilakukan pada pagi hari.

Ramuan 7 :

Cuci bersih 30 gram herba tempuyung segar. Lalu rebus dengan 3 gelas air bersih sampai hanya tersisa 1 gelas air.

Pemakaian : Minum setelah dingin.

Ramuan 8 :

Cuci bersih 30 gram herba suruhan segar. Tumbuk halus, lalu peras.

Pemakaian : Air perasan diminum sekaligus.

Ramuan 9 :

Belah 1 buah pare mentah segar, buang bijinya. Setelah itu, cuci bersih dan potong-potong, lalu rebus dengan 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Dinginkan lalu saring.

Pemakaian : Minum sekaligus, satu kali sehari.

Ramuan 10 :

Cuci 5 lembar daun salam hingga bersih, lalu rebus dengan 5 gelas air hingga hanya tersisa 1 gelas.

Pemakaian : Minum 3 kali sehari.

Obat Tradisional Mimisan

Obat Tradisional Mimisan


Mimisan merupakan pendarahan hidung yang keluar secara tiba-tiba. Mimisan dapat disebabkan karena pembuluh darah pada selaput lendir hidung pecah. Hal ini dapat terjadi karena hidung dikorek-korek, terjadi peradangan, atau karena selaput lendir hidung mengalami kekeringan. Mimisan dapat juga terjadi akibat tekanan darah tinggi, tumor hidung, ataupun suhu tubuh yang terlalu tinggi.demam, luka akibat hidung terbentur, atau kadang-kadang timbul tanpa sebab yang jelas. Perawatan dilakukan dengan duduk, kepala condong ke depan dan jangan menunduk, jepit hidung dengan ibu jari dan jari telunjuk selama 5 menit (jangan dilepaskan), serta bernapaslah melalui mulut. Kompres hidung dengan kain yang telah dicelupkan ke dalam air es.

Pengobatan (Pilih salah satu ramuan obat tradisional di bawah ini):

Ramuan Obat Tradisional 1 :

Siapkan 60 gram akar alang-alang direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 2 :

Cuci bersih 25 gram kangkung segar secukupnya dijus. Tambahkan gula secukupnya, aduk-aduk, kemudian diminum.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 3 :

Cuci bersih 25 gram kulit ari kacang tanah, kemudian direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Air rebusannya disaring kemudian diminum selagi hangat.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 4 :

Sebanyak 50 gram rambut jagung direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Airnya disaring kemudian diminum selagi hangat.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 5 :

Sebanyak 60 gram pegagan segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Setelah itu, airnya diminum selagi hangat.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 6 :

Cuci bersih 1 lembar daun sirih yang agak muda, lalu lumatkan hingga keluar minyaknya.

Pemakaian : Gunakan untuk menyumbat hidung yang mimisan.

Ramuan Obat Tradisional 7 :

Cuci bersih 200 gram akar teratai, lalu haluskan dengan menggunakan blender.

Pemakaian : Teteskan airnya ke dalam hidung, sekitar 2-3 tetes, lalu minum sisanya.

Ramuan Obat Tradisional 8 :

Cuci bersih 60 gram alang-alang segar, potong-potong kecil. Rebus dengan 600 mL air hingga tersisa 200 mL. Setelah dingin, saring.

Pemakaian : Minum sekaligus.

dari berbagai sumber.


Obat Tradisional Sakit Gigi

Obat Tradisional Sakit Gigi

Sakit gigi disebabkan oleh lapisan email gigi menipis yang menyebabkan gigi menjadi peka terhadap perubahan suhu makanan atau minuman yang tidak sesuai dengan suhu tubuh. Sakit gigi timbul secara terus-menerus atau hanya terasa ngilu dan sakit ketika meminum atau makan sesuatu yang peka, seperti sangat dingin, panas, atau sangat manis.

Sakit gigi dapat juga terjadi karena adanya lubang pada gigi, sehingga saraf gigi menjadi rusak yang kemudian menimbulkan rasa sakit yang terus menerus.

Pengobatan (Pilih salah satu ramuan obat tradisional di bawah ini):

Ramuan Obat Tradisional 1 :

Tumbuk bawang putih secukupnya hingga halus kemudian ditempelkan pada gigi yang sakit.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 2 :

Cabai hijau secukupnya dipotong ujungnya sedikit kemudian dibakar. Setelah panas, cabai ditempelkan pada bagian gigi yang sakit.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.

Ramuan Obat Tradisional 3 :

Keringkan/sangrai 1 biji avokad, lalu haluskan sampai menjadi bubuk.

Pemakaian : Masukkan bubuk biji avokad ke gigi yang berlubang, lalu tutup dengan kapas.

Ramuan Obat Tradisional 4 :

Cuci bersih 15 gram serai dan 5 lembar daun sirih, rebus dengan 400 mL air hingga tersisa 200 mL, lalu saring.

Pemakaian : Gunakan hangat-hangat untuk berkumur di tempat gigi yang sakit, lalu minum. Lakukan 3 kali sehari secara teratur.

Ramuan Obat Tradisional 5 :

Sangrai 10 butir cengkih kering, lalu haluskan.

Pemakaian : Masukkan serbuk cengkih ke gigi yang berlubang, lalu tutup dengan kapas. Cara lain, sumbat gigi yang berlubang dengan kapas yang telah ditetesi minyak cengkih.

dari berbagai sumber.